Persiapan Menjelang Hari H (pernikahan)

Inilah hari yang dinanti-nanti oleh setiap pasangan. Mengikrarkan diri dalam persatuan sehidup semati yang membutuhkan banyak persiapan, baik lahir maupun batin.

Tiap pasangan selalu ingin dapat berbagi kebahagiaan ini bersama kerabat dan handai taulan. Di Indonesia, sudah jadi sebuah kebiasaan untuk menyelenggarakan resepsi pernikahan, yang jumlah undangannya bahkan bisa mencapai ribuan orang.

Tak masalah mau menghelat acara sedemikian besar atau dengan cara yang lebih sederhana. Yang utama adalah persiapan matang agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Perencanaan bisa dimulai sejak setahun sebelumnya. Namun, sebulan sebelum hari H, segera cek ulang kesiapan seluruh elemen, mulai dari gedung, catering, dekorasi, fotografer, hingga elemen-elemen detail lainnya, seperti suvenir, buku tamu, penerima tamu, seragam, perlengkapan acara adat, dan masih banyak lagi.

Jangan lupa untuk segera memilih dan mencetak foto pre-wedding jauh-jauh hari. Komunikasikanlah hal ini pada fotografer, apakah Anda sendiri yang akan melakukannya atau dari pihak fotografer. Tak sedikit yang baru melakukannya detik-detik menjelang pernikahan, yang justru membuat calon penganti semakin sibuk menjelang hari H.

Tentukan pula warna dan bentuk pigura yang akan digunakan, sesuaikan dengan nuansa dan foto Anda agar terlihat selaras.

Yang tak kalah penting adalah menentukan orang-orang untuk bertanggung jawab terhadap suatu bidang, demi memudahkan koordinasi panitia. Jabarkan kembali tugas yang harus dilakukan dan tilik kembali apa saja yang menjadi kendala untuk dicari solusinya.

Hal ini pun berlaku jika menggunakan jasa wedding organizer. Lakukan cek ulang keseluruhan jadwal acara dan kesiapan setiap detailnya. Meski Anda telah menyerahkan seluruh tanggung jawab pada mereka, sebaiknya Anda tetap menjaga kelancaran komunikasi dan supervisi.

Namun yang tak kalah penting adalah menyiapkan kebugaran tubuh, mengingat acara di hari H umumnya padat. Tak ada salahnya mengambil cuti kerja tiga hari sebelum hari H untuk memaksimalkan waktu istirahat. Manfaatkan waktu ini dengan melakukan spa, lulur, atau totok tubuh yang dapat membantu merelaksasikan tubuh dan pikiran.

Selanjutnya, fokus kembali pada persiapan batin. Bagian ini justru yang menjadi peranan utama untuk melompat ke kehidupan yang lebih matang.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut.
Related Posts